Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekno. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 November 2017

Ini Yang Terjadi Jika Anda Jatuhkan iPhone X Tanpa Sengaja

iPhone X telah diluncurkan dan orang pun beramai-ramai memburunya. Meski belum di jual di Indonesia, para pencinta produk dari Apple ini bisa membelinya di Singapura. Tentu saja mereka harus menyiapkan dompet tebal, karena iPhone X adalah produk ponsel termahal yang pernah dikeluarkan Apple.

Meski harganya mahal, tak dipungkiri iPhone X benar-benar cantik. Hanya saja, pastikan Anda tak menjatuhkan ponsel tersebut, karena beberapa tes ketahanan yang dilakukan membuktikan, iPhone X ternyata tak begitu tangguh.


Beberapa video yang menjadi viral di Youtube memperlihatkan bagaimana casing iPhone X ternyata sangat rentan retak jika terjatuh. Jangan bayangkan tes dilakukan dari ketinggian ekstrim. Bahkan saat terjatuh dari ketinggian hanya sekitar 1 meter, casing iPhone X sudah retak. Artinya, jika Anda tak sengaja menjatuhkan iPhone X saat berjalan di trotoar, ini sudah cukup untuk merusak ponsel Anda.


Seorang penguji bernama Vanessa Hand Orellna dari CNet, mendeskripsikan bagaimana iPhone X tak bertahan setelah dijatuhkan ke trotoar :

"Retakan meluas diagonal sepanjang bagian belakang ponsel akibat benturan. Begitu saya balik, saya menyadari ada retakan baru dibagian ujung bawah layar. Penyokan paling parah terdapat di bagian sudut kanan, mungkin akibat benturan pertama. Saat kugosok bagian penyok tadi dengan jari, terasa ada serpihan kaca halus berjatuhan. Saat kubalik ke bagian layar, ada retakan sebesar rambut yang melintang dari bawah kiri hingga nyaris ke bagian atas. Semua fungsi masih berjalan baik, tapi iPhone X ini benar-benar terlihat remuk."


Mungkin Apple mengerjakannya dengan asumsi, jika Anda sanggup membeli ponsel ini dengan harga sangat mahal, maka Anda pasti punya cukup uang untuk membeli casing baru.

Jadi jika Anda telah memiliki iPhone X, bersiaplah hidup dalam 'ketakutan'. Perlakukan ponsel tersebut dengan hati-hati seperti telur dalam sendok saat perlombaan 17 Agustus-an. Karena jika Anda benar-benar menjatuhkannya, situasi yang akan Anda alami akan menjadi semakin mahal.

Senin, 06 November 2017

Karyawan Apple Dipecat Setelah Anaknya Pamer iPhone X di Youtube

Video seorang vlogger bernama Amelia Peterson yang memamerkan iPhone X mendadak viral beberapa minggu yang lalu. Ia mendapatkan ponsel tersebut dari ayahnya, seorang karyawan di perusahaan Apple.

Video yang diambil di sebuah cafetaria milik Apple, memperlihatkan Amelia dengan bangga memamerkan iPhone X milik ayahnya. Ia dengan sigap mencoba beberapa fitur baru dari ponsel teranyar yang pada saat video dibuat, iPhone X sama sekali belum diluncurkan secara resmi.


Tak lama setelah video tersebut viral di Youtube, hal menyakitkan harus diterima sang ayah dan video Amelia bersama iPhone X di dihapus pihak Youtube.

Dalam video terbarunya, Amelia menjelaskan videonya dihapus atas permintaan perusahaan Apple dan ayahnya, seorang engineer bernama Ken Bauer, telah dipecat.


"Apple melepaskan ayahku," Ucap Amelia dalam videonya. "Pada akhirnya, setelah sekian lama bekerja dengan Aplle, tak peduli betapa baiknya dirimu. Saat Anda membuat kesalahan, mereka takkan memberikan toleransi."

iPhone X kini telah dirilis pada 3 November 2017. Apa yang dilakukan Amelia telah melanggar kebijakan perusahaan yang melarang keras ponsel terbarunya tampil ke publik sebelum di rilis resmi.

Ken Bauer dalam video tersebut terlihat sedang menggunakan fitur Apple Pay melalui iPhone X. Ia lalu menyerahkan ponsel ke anaknya, dan Amelia pun mencoba beberapa fitur terbaru di ponsel. Sangat mungkin ponsel yang digunakan Amelia adalah unit pre-produksi.

Dikutip laman Business Insider, pihak perusahaan belum memberikan keterangan terkait insiden ini.

Jumat, 27 Oktober 2017

WhatsApp Kini Bisa Hapus Pesan Terkirim, Begini Caranya

Pengguna WhatsApp akhirnya punya pilihan untuk menghapus pesan yang mungkin memalukan setelah tak sengaja terkirim. Aplikasi perpesanan terpopuler di dunia ini akhirnya menambahkan fitur yang telah ditunggu user cukup lama.

Opsi baru ini memungkinkan Anda "menghapus pesan yang telah terkirim ke semua orang" dalam sebuah chat dalam kurun waktu TUJUH menit setelah pesan terkirim. Jadi Anda harus cepat menghapus pesan bila tiba-tiba berubah pikiran.


WA telah beberapa kali melakukan ujicoba fitur dan akan merilisnya ke satu milyar pengguna aplikasi tersebut. Sayangnya, belum diketahui kapan fitur tersebut akan ditambahakan ke pengguna di Indonesia. Jadi, Anda harus rajin-rajin melihat update versi terbarunya.

"Pesan yang telah berhasil di hapus ke semua orang akan digantikan dengan kalimat "This Message was deleted" di kolom chat Anda. Ini artinya, jika Anda melihat kalimat tersebut di percakapan, pesan telah dihapus si pengirim," demikian bunyi pengumuman perusahaan tersebut di blognya.


Lalu, bagaimana cara menghapus pesan di WA?

  1. Buka WA dan masuk ke percakapan yang berisi pesan yang ingin dihapus.
  2. Tap dan tahan pesan tersebut. Pilihan lain, tap beberapa pesan untuk menghapusnya secara bersamaan.
  3. Tap Delete pada bagian atas layar > Delete for everyone.

Agar dapat menghapus pesan, Anda harus menginstal versi terbaru aplikasi WhatsApp di iPhone ata perangkat Android milikmu. Sayangnya, penerima pesan juga harus menginstal versi terbaru agar pesan Anda tak terlihat lagi.

Cara Efektif Hilangkan Pestisida Pada Buah Sebelum Dimakan

Anda mungkin berpikir dengan menggosokkan apel ke kaos atau mencucinya dibawah kran air akan cukup untuk menghilangkan debu dan kotoran pada buah tersebut. Tapi yang sering tidak kita sadari, residu pestisida yang terkandung pada bagian kulit buah tersebut takkan hilang hanya dengan mencucinya dengan air.

Pestisida umum digunakan dalam dunia pertanian untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Namun efek berbahaya dari residu pestisida bagi kesehatan manusia telah menjadi kekuatiran global selama bertahun-tahun.

Dalam industri makanan, mencuci buah-buahan sebelum disantap adalah prosedur standar yang harus dilakukan. Tapi pada beberapa tanaman, beberapa senyawa pelindung tanaman yang diserap oleh buah dan sayuran tidak mudah dilepas hanya dengan menggunakan air saja.


Kini ilmuwan dari American Chemical Society telah mengungkap bahwa dengan sebuah bahan rumah tangga biasa, residu pestisida yang terdapat pada permukaan buah ternyata dapat dihilangkan dengan mudah.

Menurut para peneliti, baking soda ternyata lebih efektif dibanding dengan bahan pembersih lain. Baking soda mampu menghilangkan dua jenis pestisida yang paling umum, yakni thiabendazole dan phosmet.

Saat menguji pencucian pada buah apel, larutan air yang mengandung 1% baking soda mampu menghilangkan 80% thiabendazole dan 96% phosmet setelah direndam selama 12 dan 15 menit.


Ilmuwan menjelaskan, perbedaan kemampuan menghilangkan kedua jenis pestisida tersebut disebabkan karena thiabendezole memiliki daya serap yang lebih tinggi pada apel. Thiabendazole mampu masuk kedalam jaringan apel hingga kedalaman 80 mikrometer sementara phosmet terdeteksi hanya masuk sedalam 20 mikrometer.

Sebagai perbandingan, mencuci apel dengan air biasa atau pembersih komersil selama dua menit, sesuai standar industri, jauh dari efektif.

Satu-satunya cara menghilangkan 100% residu pestisida adalah dengan mengupas kulit buah, ini menurut Dr. Lili He, pimpinan penelitian dari departemen sains makanan di Universitas Massachusetts, AS.

Sayangnya, nutrisi penting seperti senyawa polifenol, serat, pigmen, vitamin dan mineral akan banyak hilang bila kulit buah dikupas.

Pada prakteknya, mencuci apel dengan larutan baking soda dapat jauh menurunkan kandungan senyawa pestisida pada permukaan buah.

Kamis, 28 September 2017

10 Penyebab Baterai Ponsel Cepat Habis

Tipsiana.com - Hari ini, sulit dibayangkan hidup tanpa ponsel. Perangkat komunikasi yang kini dilengkapi dengan berbagai kemampuan seakan telah menjadi kebutuhan primer kita. Bisa membaca berita, bekerja, menonton, mendengarkan musik, bermain game online atau sekedar eksis di sosial media, semua terangkum dalam satu perangkat.


Yang jadi masalah, semua kemampuan tersebut dibayar dengan kebutuhan energi yang tak sedikit. Seringkali baterai ponsel terasa begitu cepat habis bahkan tak sampai satu hari. Kalau tak punya power bank, akhirnya kita menjadi para pemburu colokan listrik.

Selain karena pemakaian yang terus menerus, ternyata perawatan dan pengaturan ponsel yang tidak benar bisa menyebabkan baterai ponsel begitu cepat habis. Coba cek apakah pengaturan ponsel Anda tidak optimal sehingga menjadi boros energi.

Colokan daya jarang dibersihkan


Ingat untuk selalu membersihkan ponsel pintar Anda. Tidak hanya sekedar mengelap layar saja, tapi Anda juga harus membersihkan port USB. Debu dan kotoran lain yang berasal dari kantong kita bisa saja terjebak di dalam lubang. Gunakan cotton bud dengan ujun gyang telah dilancipkan atau tusuk gigi untuk membersihkannya.

Anda menggunakan wallpaper layar berwarna terang


Ketika melihat jam, membaca SMS, atau missed call, Anda akan melihat layar utama handphone. Wallpaper yang kaya warna dan cerah sangat menyedot daya baterai. Karenanya, lebih baik menggunkan wallpapaer hitam putih. Ini akan mengurangi penggunakan daya baterai smartphone.


Anda selalu membawa ponsel dengan tangan


Cobalah untuk tidak terlalu sering membawa ponsel ditangan ketika cuaca panas. Karena tingginya suhu, smartphone juga akan memanas. Hangat genggaman tangan saat membawa ponsel akan semakin membuat baterai mudah panas, akibatnya, baterai akan cepat kosong.

Anda selalu mengaktifkan auto rotasi layar


Matikan fungsi "Auto-rotate" kecuali benar-benar diperlukan. Auto rotasi menggunkan sensor khusus yang disebut accelerometer, ini ternyata juga membutuhkan banyak daya.

Program terus berjalan di Background 


Setelah mengecek Instagram, Messenger, atau aplikasi lainnya, orang seringkali hanya menggeser tombol "Home" tanpa menutup aplikasi tersebut. Akibatnya, program terus berjalan dan memakan daya baterai karena ia terus berjalan di belakang layar. Jadi ingatlah untuk selalu menutup aplikasi dengan benar setiap kali selesai digunakan.
Dikirim oleh Tipsiana pada 28 September 2017


Anda menggunakan tingkat kecerahan layar dengan maksimum


Ketika berada dalam gedung, coba untuk mengurangi tingkat kecerahan layar (brightness) setidaknya 30-40%. Biasanya ini cukup untuk melihat layar dengan jelas. Selain itu, dengan mengurangi kecerahan layar akan membuat daya baterai jauh lebih hemat. Saat diluar, tak usah menggunakan kecerahan maksumal. Lebih baik gunakan fungsi 'auto-brightness' untuk membantu Anda melihat layar meski sedang berada di bawah matahari. Auto-brightness akan mematikan layar setelah 15 menit tak digunakan.

Anda selalu menggunakan fungsi vibrasi


Fungsi vibrasi (vibrate) memakan daya cukup tinggi. Cobalah menggunakannya disaat penting saja.



Anda tak menyetel "time out" pada layar


Set layar dengan fungsi 'auto time out', gunkan waktu tersingkat. Penggunaaan daya baterai akan semakin hemat, bahkan jika Anda lupa mematikan layar ponsel, ponsel akan otomatis melakukannya.

Dikirim oleh Tipsiana pada 28 September 2017


Anda selalu menghidupkan GPS, Bluetooth dan Wi-Fi


Selalu mengaktifkan GPS, Bluetooth dan Wi-Fi akan sangat menguras isi batere ponsel. Inilah sebabnya Anda harus mematikannya bila tidak sedang digunakan.

Anda jarang mengistirahatkan ponsel


Sama seperti mesin, smartphone butuh rehat sejenak. Sesekali matikan ponsel Anda pada malam hari. Ini akan membuat baterai menjadi dingin dan terhindar dari glitch (semacam gangguan fungsi pada disebabkan pemakaian terus menerus atau adanya kesalahan program).

Sumber dan foto : Brigthside

Minggu, 27 Agustus 2017

Mengungkap Sepuluh Fungsi Baru Smartphone yang Multiguna

Tipsiana.com - Siapa yang sekarang ini bisa lepas dari kebutuhan akan ponsel pintar? Perkembangan alat komunikasi yang satu ini begitu pesat dan masif. Karena kemampuannya yang bisa ditanamkan aplikasi baru baik dari developer maupun pihak ketiga, membuat ponsel pintar selalu memiliki kemampuan baru setiap  harinya.

Sepuluh tahun lalu, jika kita ingin melakukan sepuluh pekerjaan berbeda maka kita perlu 10 alat berbeda juga. Kini, dengan smartphone, Anda bisa melakukan panggilan, pesan, menonton tv, membaca berita, bahkan melakukan transaksi online. Bahkan lebih dari itu.

Kita akan mengungkap sepuluh fungsi ponsel pintar yang akan mempermudah kebutuhan Anda.

10. Membuat pesan di Lock Screen


Andaikata ponsel Anda hilang, dan pada layar hanya terlihat tampilan untuk memasukkan password, maka orang lain takkan ada yang tahu kodenya, bukan? Meski kemungkinan ponsel Anda kembali, tapi ada cara yang mungkin bisa membuatnya kembali ke tangan Anda.

Gunakanlah fungsi khusus pada versi terbaru Android, dimana Anda bisa menuliskan pesan (dan nomor HP yang bisa dihubungi) di lock screen. Jadi bila ponsel hilang, orang lain yang mungkin berbaik hati bisa membaca pesan Anda dan bisa menghubungi Anda.

Masuklah ke menu "Setting"-"Lock screen and security." Kemudian tulislah pesan dan nomor handphone backup atau email Anda di pesan tersebut. Selesai.

9. Fungsi Anti maling


Jika pesan di lock screen belum cukup, gunakanlah aplikasi anti maling. beberapa aplikasi, semisal Cerberus, mampu mengambil foto, mengaktifkan mic, memblokir ponsel dan atau menghapus seluruh data, melacak lokasi via GPS, atau bahkan bisa megeluarkan suara keras yang akan menarik perhatian orang sekitar.




8. Menghemat memori


Cepat atau lambat, memiri di perangkat Anda akan penuh. Anda bisa menggunkan layanan penyimpanan data cloud seperti Dropbox atau Google Drive atau Anda bisa langsung membuat backup ke komputer PC.

Sebenarnya kalau aplikasi Telegram tidak dilarang di Indonesia, ia akan sangat berguna. Telegram membolehkan Anda mengirim seluruh file, pesan dan link ke Anda.  Anda bisa menggunakan sebagai notepad dan juga penyimpanan online (cloud storage). Cukup masukkan nomor handphone Anda.

7. Smartphone jadi CCTV


Gunakan ponsel pintar lawas Anda untuk membuat sistem keamanan sederhana di rumah. Aplikasi dengan fungsi sensor gerak akan mengubah perangkat Anda menjadi kamera CCTV yang akan merekam ketika seseorang terdeteksi. Dan Anda bisa langsung dikabari lewat  online.

6. Dashcam


Ponsel pintar Anda juga bisa diubah menjadi kamera DVR di mobil Anda. Pasang ponsel Anda mengarah ke jalan dan atur hingga jalan terlihat jelas. Lalu gunkan aplikasi khusus DVR yang bisa Anda download di Google Playstore.

5. Mengakses menu spesial


Jika Anda penggila berat smartphone dan selalu menggunkannya, Anda mungkin mengubah settingan ponsel layaknya seorang profesional. Untuk melakukannya, Anda bisa masuk ke dalam Developer menu.

Masuk ke "Settings" - "About the phone" - lalu klik 7 kali pada "Model Number."

Selamat, kini Anda telah menjadi seorang developer. Dengan menggunkan menu ini, Anda bisa meningkatkan seluruh performa, kualitas penerimaan sinyal, dan tampilan sistem.


4. Sinar UV


Sinar Ultra Violet bisa sangat berguna, khususnya bila Anda ingin mengecek keaslian uang. Buat sendiri UV dengan bahan sederhana berikut: selotip, spidol dan ponsel pintar.

Tempelkan selotip ke lampu flash, dan tutupi dengan spidol biru. Ulangi langkah pertama, lalu beri tinta spidol ungu, dan kemudian tambahkan dua lapis lagi dengan cara yang sama. Selesai! Simak video berikut untuk tutorial lengkapnya :


3. Menggunakan smarthphone sebagai timbangan air


Setiap smartphone kini dilengkapi dengan akselerometer dan gyro sensor. Keduanya berfungsi sebagai penunjuk posisi perangkat. Unduh aplikasi khusus untuk Android dan iOS, dan ponsel Anda akan bisa digunakan sebagai timbangan air. Ini akan bekerja efektif pada fungsi konstruksi sederhana seperti menyeimbangkan posisi foto. Untuk kerja-kerja profesional, disarankan untuk memakai timbangan air asli.

2. Melihat statistik aplikasi yang paling sering dibuka


Jika Anda adalah seorang pecandu berat smartphone, dan keluarga Anda mulai mengeluh dengan hobi Anda tersebut, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk melihat seberapa candu Anda dengan melihat statistik penggunaan aplikasi di smartphone.

Di iOS, Anda tinggal masuk ke menu "Settings" - "Battery" dan tekan tombol dial ke sebelah kanan dari kolom "last 7 days." Daftar aplikasi yang paling sering digunakan akan muncul. Untuk Android, Anda harus menginstall aplikasi semisal Instant.


1. Mode Monokrom


Jika Anda ingin menghemat baterai dan menyederhanakan pandangan Anda, Anda dapat mengubah pewarnaan smartphone ke mode monokrom selagi membaca. Masuk ke menu developer, dan temukan pilihan "simulate anomaly," lalu geser tombol monochrome mode on. Kini ponsel pintar Anda akan berwarna hitam putih.

Sumber: Brightside

Rabu, 14 Juni 2017

Burj Khalifa Punya 3 Zona Waktu Puasa, Jadi Bukti Bumi Memang Bulat

Tipsiana.com - Tahukah Anda, Burj Khalifa ternyata memiliki tiga zona waktu puasa yang berbeda-beda?

Gedung tertinggi di dunia ini memiliki 160 lantai dan ketinggian 828 meter. Saking tingginya, durasi dan waktu puasa di puncak Burj Khalifaberbeda beberapa menit dengan yang di tengah dan di dasar gedung tersebut.

Oleh karena itu, zona waktu berpuasa di Burj Khalifa pun dibagi menjadi tiga berdasarkan ketinggiannya.


Zona pertama adalah lantai dasar hingga 80. Pada lantai ini, lama puasanya sama seperti durasi puasa yang umum di wilayah tersebut. Zona kedua adalah lantai 81 hingga 150. Kalau di zona ini, lama puasanya bertambah sekitar dua menit dari durasi puasa pada umumnya. Zona ketiga adalah lantai 151 ke atas. Nah, kalau di zona ini, lama puasanya bertambah sekitar tiga menit.

Menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan), adanya ketiga zona ini disebabkan oleh perbedaan ketinggian.


Semakin tinggi jaraknya dari permukaan tanah, ufuk yang terlihat pun menjadi berbeda-beda. Thomas berkata bahwa setiap naik 100 meter, waktu Maghrib akan bertambah satu menit. Sebab, semakin tinggi Anda berada, ufuk pun terlihat semakin rendah.

Kalau waktu Maghrib semakin tinggi semakin lama, kebalikannya terjadi saat sahur. Untuk waktu sahur, semakin tinggi lantainya, semakin cepat waktu sahurnya. Hal ini disebabkan di lantai yang tinggi, fajarnya akan datang lebih awal.

Kesimpulannya, semakin tinggi lantainya, semakin panjang waktu puasanya dan semakin cepat waktu sahurnya.

Apakah di Indonesia hal ini juga berlaku? Jawabannya adalah tidak. Sebab, tidak ada gedung yang tingginya sama seperti Burj Khalifa di Indonesia.

Sumber : Kompas